KEDIRI - H - 2 hari jelang pembukaan Musyawarah Alim Ulama dan Konfrensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2026 pada Sabtu 20 Juni lusa di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri Jawa Timur telah siap 100 persen.
Berbagai venue-venue kegiatan akbar tertinggi kedua NU, dari mulai lokasi utama untuk pembukaan, lokasi sidang komisi-komisi dan peristirahatan peserta telah rampunk disiapkan.
Pantauan di lokasi, tenda bernuansa warna putih dan hijau sepanjang 500 an meter terbentang panjang, menghiasi jalanan di depan gerbang utama pondok. Begitu juga dengan lokasi utama acara sudah terpasang rapi oleh kain warna warni dominasi hijau menambah suasana semarak syiar NU.
Hal serupa terjadi, pagar -pagar di pinggir jalanan menuju lokasi acara terpasang berbagai bendera NU dengan ragam ukuran, dari ukuran kecil, sedang sampai ukuran besar. Bahkan baner- baner bergambar para petinggi NU menghiasai setiap sudut jalanan kota Kediri.
"Wuis, bendera NU berkibar, mantabbb,"ujar Jahid Lukman peserta Konbes NU asal DKI Jakarta, Kamis (18/06/26).
Jahid sapaan akrabnya, datang dari halaman rumah ditemani empat orang penggembira acara dengan mengendarai mobil Wuling berwarna hitam. Selain niat hikmat kepada NU, Jahid yang juga pengurus Banom PBNU berharap acara Munas dan Konbes NU kali ini benar-benar menyelesaikan masalah kepengurusan dan bermanfaat besar untuk umat.
"Semoga menghasilkan kesepakatan yang lebih baik dan bermanfaat untuk umat," ungkap pria penyabar itu.
Sebelumnya, Sekretaris Steering Committee Munas-Konbes NU 2026, Prof. Dr. Muhammad Nuh, mengatakan panitia pelaksana berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para masyayikh, peserta, dan seluruh tamu Munas-Konbes NU 2026.
Menurutnya, terdapat sejumlah titik kritis yang menjadi perhatian utama, terutama sejak kedatangan peserta.
Panitia menyiapkan posko khusus di Bandara Juanda dan stasiun kereta untuk memberikan informasi serta memfasilitasi kendaraan menuju lokasi kegiatan. Dengan demikian, para peserta tidak mengalami kesulitan sejak tiba hingga menuju arena Munas-Konbes.
“Para masyayikh dan peserta yang datang melalui Bandara Juanda maupun stasiun kereta akan disambut melalui posko khusus. Di sana disiapkan informasi dan kendaraan agar tidak ada tamu yang kebingungan dalam perjalanan menuju lokasi,” katanya.
Selain titik kedatangan, mobilisasi peserta dari penginapan menuju arena persidangan juga telah dirancang secara detail. Panitia menyiapkan pengawalan agar perjalanan peserta berlangsung lancar, tertib, dan aman.